WASTRA BATIK FESTIVAL 2026
Diposting pada 19 Juni 2026 15:40
Bojonegoro – BPKAD Kabupaten Bojonegoro turut memeriahkan acara Wastra Batik Festival 2026 yang diselenggarakan di Alun-Alun Bojonegoro. Festival yang mengusung tema “Wastrane Bojonegoro Membumi lan Ngamboro ing Bawono” ini menjadi ajang untuk menampilkan kekayaan budaya daerah melalui karya para perajin batik, pelaku ekonomi kreatif, serta berbagai produk unggulan lokal. Sebanyak 69 stand pameran yang berada di dalam tenda utama dan 39 stand UMKM di area luar tenda turut meramaikan kegiatan, menghadirkan beragam hasil karya yang mencerminkan kreativitas, kearifan lokal, dan potensi ekonomi masyarakat Bojonegoro. Kehadiran BPKAD Kabupaten Bojonegoro dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian budaya daerah sekaligus penguatan ekonomi kreatif yang terus berkembang di Kabupaten Bojonegoro.
Wastra Batik Festival 2026 tidak hanya menjadi ruang pamer bagi para perajin dan pelaku usaha, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya yang dimiliki Bojonegoro. Melalui motif, warna, dan filosofi yang terkandung dalam setiap lembar batik, para perajin menghadirkan identitas daerah yang sarat akan nilai sejarah, tradisi, dan kearifan lokal. Festival ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk lebih dekat dengan proses kreatif di balik karya-karya tersebut sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap produk lokal.
Selain memperkenalkan kekayaan wastra daerah, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat eksistensi batik daerah khususnya Bojonegoro di tengah perkembangan industri kreatif yang semakin dinamis. Dukungan masyarakat terhadap karya para perajin lokal menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga keberlanjutan budaya sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi produk-produk unggulan daerah untuk dikenal hingga ke tingkat nasional. Melalui semangat kolaborasi antara pemerintah, perajin, pelaku usaha, dan masyarakat, Wastra Batik Festival 2026 diharapkan mampu menjadi momentum untuk terus melestarikan budaya sekaligus mendorong kemajuan ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi dan identitas lokal Bojonegoro.